
1. Minumlah vitamin TEPAT WAKTU.
2. Lakukan olahraga muka dengan selalu tersenyum da hindari cemberut (supaya terlihat segar dan tidak cepat tua)
3. Jagalah selalu kebersihan dan kerapihan pakaian anda.
4. Makanlah suplemen tambahan MATERI (bisa didapat di “apotek” terdekat-kajian, ta’lim, tasqif).
5. Lakukanlah olahraga rutin berupa dakwah fardiyah dengan mente anda.
6. Hindari virus-virus seperti :
a. Meninggalkan mentoring tanpa alasan jelas
b. Datang telat tanpa alasan syar’i
c. Malas mencari mentor pengganti saat tidak dapat hadir
d. Enggan menjaga komunikasi atau enggan membantu mentee
7. Jika terserang virus-virus di atas, beristgfarlah dan lakukan konsultasi dengan dokter terdekat (sang koordinator atau ustadz anda) dan hukumlah (iqab) diri anda sendiri sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan.
8. Biasakan selalu hidup teratur dan terencana.
9. Lakukan pengecekan kesehatan harian dengan melakukan muhasabah sebelum berangkat tidur dan dengan mengikuti rapat evaluasi.
10. Untuk kesehatan hablumminannass lakukan silaturahmi dengan wali kelas mentee.
11. Jangan biarkan mentee seperti anak ayam kehilangan induk saat anda datang terlambat. Tekankan pada mereka untuk memulai terlebih dahulu, jka anda datang terlambat.
12. Sterilkan diri dari kuman futur dengan selalu meningkatkan amal yaumi.
13. Biasakanlah untuk menjadi dokter bagi mentee (misalnya dalam masalah akademis dan hubungan dengan teman)
Dikutip dari buku Manajemen Mentoring (Muhammad Ruswandi dan Rama Adeyasa)
“Tidakkah kamu kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS Ibrahim [14]: 24-27)